KATASUMBAR – Masyarakat Jorong Batu Baselo Nagari Matua Hilia Kecamatan Matua Kabupaten Agam Sumbar bertekad untuk menjadikan kampung mereka menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Agam khususnya dan Sumatera Barat pada umumnya.

Apalagi Kecamatan Matua merupakan salah satu geosite dari Geopark Sianok Maninjau.

Ada beberapa objek wisata di nagari ini yang bisa menjadi daya tarik pengunjung.

Yang pertama adalah wisata Pincuran Gadang, yang merupakan tempat pemandian yang airnya bersumber dari mata air perbukitan.

Pada Selasa 30 Januari 2024, pemerintah kecamatan bersama unsur terkait membenahi lokasi menuju objek wisata Pincuran Gadang.

Untuk mempermudah akses pejalan kaki, masyarakat membuat anak tangga ke lokasi wisata.

Lalu untuk kenyamanan pengunjung, masyarakat membuat bangku tempat duduk transit, pembuatan palanta santai, serta pembuatan tong sampah dari bahan bambu.

Tak luput juga pembuatan papan penunjuk arah di beberapa titik menuju objek wisata Pincuran Gadang.

Kegiatan ini di dukung oleh Universitas Meta Media Padang melalui program PIESTA (Perbaikan Infrastruktur Destinasi Wisata) oleh UKM Mahasiswa Aktivis Pariwisata.

Kemudian objek wisata kedua di Jorong Batu Baselo adalah Masjid Tuo Pincuran Gadang yang merupakan masjid pertama dan tertua di Kecamatan Matua.

Masjid yang menjadi cagar budaya dan telah berusia ratusan tahun ini cocok menjadi wisata heritage.

Kemudian di tempat ini juga ada wisata alam Aia Mambau yang menawarkan keindahan alam yang masih asri.

Potensi Luar Biasa

Menurut Wali Nagari Matua Hilia Nofrizal Anas, Batu Baselo sudah membentuk pokdarwisnya dan telah mengikuti beberapa pelatihan.

Hal itu untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi pokdarwis untuk mengurus dan mengelola potensi wisata yang ada.

Camat Matur Subchan melanjutkan,
Kecamatan Matur umumnya dan Batu Baselo khususnya memiliki potensi yang sangat luar biasa.

Menurutnya potensi ini mesti di kelola dengan sebaik baiknya untuk perkembangan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat melalui kelompok sadar wisata (pokdarwis).

“Kedepan Batu Baselo dapat kita kemas menjadi satu tema pariwisata yang spesifik dan dapat menjadi nilai jual tersendiri yang dapat menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Tata Kelola Destinasi dan Pengembangan SDM Pariwisata TP2DEWI Sumbar Moch Abdi menyambut baik dan mengapresiasi program Piesta oleh Mahasiswa Aktivis Pariwisata Universitas Meta Media Padang.

“Kami dari TP2 DEWI Sumbar akan menjembatasi dan memfasilitasi kerjasama antara Kecamatan Matua, Nagari Matua Hilia dengan Universitas Meta Media dalam bentuk penandatanganan nota kerjasama (MoU) sebagai langkah awal dan selanjutnya kedepan bersama-sama akan kita susun program kerjasama untuk mewujudkan Batu Baselo sebagai Desa Wisata atau Kampung Wisata,” jelasnya.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.