KLIKPOSITIF – Pakar Perikanan dan Kelautan Universitas Bung Hatta, Dr. Soeparno menyatakan, fenomena ribuan ikan kecil terampar di pinggir pantai Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan sesuatu yang abnormal.
Ia menjelaskan, fenomena tersebut terjadi akibat perubahan suhu yang cukup ekstrim sehingga mengganggu aktifitas ikan-ikan di permukaan.
“Hal ini dipengaruhi oleh angin yang kencang dan gelombang yang cukup tinggi di bagian Barat Sumatera serta Samudera Hindia,” katanya pada Katasumbar, Jumat, 8 Januari 2021.
Menurutnya, ribuan ikan kecil yang terdampar di pinggir pantai itu adalah ikan jenis Pelagis Kecil, yang hidup di perairan bagian permukaan. “Perubahan suhu ekstrim dan arus perairan yang cukup kencang membuat ikan-ikan ini bermigrasi ke bagian pantai,” jelas dia.
Apalagi, sebutnya, kawasan pantai Mentawai merupakan tempat yang banyak ditemukan ikan berbagai jenis. “Mentawai adalah tempat yang subur bagi perikanan, namun fenomena ini terbilang abnormal. Jika dianalisa lebih jauh, ini jelas disebabkan karena perubahan iklim dan cuaca ekstrim,” paparnya kemudian.
Soeparno juga mengatakan, suhu laut yang ideal bagi ikan-ikan permukaan ini adalah sekitar 28-30° Celcius. Rata-rata, ikan Pelagis Kecil tidak bisa bertahan jika suhu terlalu panas maupun terlalu dingin.
“Berbeda dengan ikan besar seperti Tuna, Cakalang, dan lainnya. Ikan jenis itu hidup di kedalaman 100 meter, mereka cenderung kuat untuk perubahan iklim, sedangkan Pelagis Kecil tidak,” ucap Soeparno.
Sebelumnya diketahui, masyarakat pinggir pantai berebut ikan pada Kamis, 7 Januari 2021 pagi kemarin. Sebagian masyarakat mengaku baru pertama kali melihat fenomena itu meskipun setiap tahunnya mereka selalu melakukan kegiatan panen ikan di lokasi tersebut.
“Ini baru pertama kalinya terjadi. Sebelumnya setiap panen ikan, masyarakat menangkap ikan pakai alat tangguk dulu, baru dapat. Sekarang tinggal punggut saja,” ungkap salah seroang warga Mentawai, Nova Sutila.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
