KATASUMBAR – Gedung Pusat Kebudayaan (GPK) Sawahlunto dilaporkan terbakar.
Menurut saksi mata Nova Hendra, kebakaran terjadi pada Kamis (3/11/2022).
“Terjadi sekitar pukul 10.25 WIB tadi. Sekarang sedang dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran,” katanya saat dihubungi katasumbar.com.
Nova menambahkan, api terlihat dari atap GPK. Kebakaran ini menjadi perhatian warga Kota Sawahlunto.
Diketahui, Kota Sawahlunto terkenal dengan banyak peninggalan bersejarah di masa kolonial. Peninggalan itu bisa dinikmati sebagai objek wisata di Kota Tambang itu, salah satunya Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto.
Gedung pusat kebudayaan ini berada di Jalan Ahmad Yani No.4 Kota Sawahlunto. Gedung ini dibangun tahun 1910 dengan nama Gluck Auf. Luasnya mencapai 870 meter persegi. Di zaman kolonial, gedung ini berfungsi sebagai tempat pertemuan bagi pejabat Belanda yang bekerja di pertambangan. Mereka juga menjadikan gedung ini sebagai salah satu tempat menghibur diri setelah bekerja.
Dilansir dari berbagai sumber, gedung ini juga disebut dengan gedung bola. Ini karena salah satu sisi bangunannya dijadikan sebagai tempat olahraga boling dan biliar bagi para pejabat Belanda di kota ini kala itu.
Diketahui, GPK juga berada di depan Hotel Khas Ombilin dahulunya bernama Ombilin Hotel.
Bangunan ini dibangun pada tahun 1917 dengan nama W17 (Sumber. Buku Bangunan/Civil Work, PTBA-UPO )
Berama Ombilin Hotel, tempat menginap para pejabat pemerintah, insinyur tambang yang datang ke Sawahlunto.
Beberapa peralihan fungsi yang pernah dialami bangunan ini diantaranya:
1. Sebagai Asrama Tentara Belanda Tahun 1945 – 1949
2.Tahun 1970-an sebagai Kantor Polisi Militer
3.Sekarang bernama “Khas Ombilin” (Formerly Inna Ombilin Heritage.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
