Site icon Kata Sumbar

Hari Pertama PPKM Mikro Padang, Pasar Raya Padang Makin Sepi Pembeli

KATASUMBAR – Kota Padang mulai melaksanakan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dari hari ini, Kamis (8/7) hingga 20 Juli mendatang.

Selama pengetatan PPKM Mikro, aktifitas perdagangan di pusat perbelanjaan tradisional maupun modern dibatasi dan wajib menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat sesuai pemerintah pusat 5 Juli lalu.

Kondisi demikian ternyata membuat pedagang di Pasar Raya Padang merugi, pasalnya kebijakan pengetatan PPKM Mikro ini membuat pembeli di sentra pasar tradisional tersebut makin sepi.

Dewi (42), pedagang cabai merah di Pasar Raya mengaku sepinya pembeli memang sudah dirasakannya sejak setelah lebaran lalu. Sekarang, kata dia malah makin sepi.

“Sejak Subuh saya disini, siang baru ada pembeli. Biasanya pagi-pagi itu sudah ada,” katanya pada Katasumbar.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Indra (39), pedagang ikan. Ia menilai PPKM ini bikin pendapatan pedagang makin turun.

“Sekarang ikan sedang banyak, tapi pembelinya tidak ada. Biasanya bisa dapat Rp200-Rp500 ribu sehari. Hari ini jual beli belum cukup Rp150 ribu. Mau sampai kapan seperti ini? Kalau begini terus mau makan apa kami?,” tukas Indra.

Sepinya pembeli di Pasar Raya Padang tampak pula dari kondisi lalulintas di dalam komplek pasar. Menurut pantauan pukul 14:00 WIB, sudut pasar yang biasanya ramai dilalui kendaraan hingga macet hari ini tampak berkurang.

Begitu pula di Bunderan Air Mancur. Di lokasi itu biasanya banyak angkot yang mengantri penumpang, hari ini sepi hanya satu-dua angkot yang ngetem di lokasi tersebut.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

Exit mobile version