KATASUMBAR- Harga komoditas cabai di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, mengalami fluktuasi pada Rabu (3/6/2026). Harga cabai keriting yang sebelumnya sempat menembus Rp50 ribu hingga Rp58 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp48 ribu per kilogram.
Fungsional Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pessel, Dwi Wahyuni Arlim mengatakan, penurunan harga cabai keriting mulai terpantau sejak pasca-Iduladha.
“Hari ini turun Rp2 ribu dari hari sebelumnya, yang sempat tembus Rp50 ribu hingga Rp58 ribu per kilogram,” ungkapnya.
Sementara itu, harga cabai rawit masih bertahan di kisaran Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
“Cabai rawit belum ada perubahan, masih sama,” terangnya.
Selain cabai keriting, harga bawang merah juga mengalami penurunan. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp45 ribu hingga Rp48 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
“Bawang merah juga ikut turun,” jelasnya.
Untuk komoditas lain seperti minyak goreng, harga relatif stabil. Namun, harga minyak goreng masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Harga Minyakita saat ini berkisar Rp15.750 hingga Rp17 ribu per liter, sedangkan minyak goreng curah dijual Rp17.100 hingga Rp18 ribu per liter.
Harga Minyakita tersebut masih melampaui HET yang ditetapkan pemerintah melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2024 sebesar Rp15.700 per liter.
Meski harga cabai masih tergolong tinggi, Dwi memastikan pasokan kebutuhan di wilayah Pesisir Selatan tetap aman dan distribusi berjalan lancar.
“Sejauh ini pasokan aman. Supply dominan masih dari daerah luar, yaitu Medan dan Kerinci,” ujarnya.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
