Site icon Kata Sumbar

Gara-gara Pandemi, PMI Bukittinggi Krisis Stok Darah

KATASUMBAR – Palang Merah Indonesia (PMI) Bukittinggi menyebut saat ini sedang kekurangan stok darah.

Ketua PMI Bukittinggi Chairunnas mengatakan, kekurangan stok darah utamanya terjadi saat pandemi Covid-19.

“Sebelum Covid-19 perbulannya kebutuhan kita, 1500-an kantong. Sekarang kebutuhan menurun menjadi 800-an kantong,” ungkap Chairunnas, Rabu 20 Januari 2021.

Dari 800 kantong kebutuhan tiap bulan, sebut Ketua PMI, stok tersedia berkisar 300 hingga 400-an kantong saja.

“Jadi kita minus 400-an kantong tiap bulannya,” ungkapnya.

Chairunnas menyebut, pandemi membuat warga takut mendonorkan darah. Padahal, menurutnya, kebutuhan darah tak bisa dielakkan.

“Kepada warga saya harap tak perlu takut berdonor karena tak ada hubungan darah dengan Covid-19, ayo kita berdonor,” pesan Chairunnas.

Bahkan, PMI Bukittinggi bersedia jemput bola jika banyak yang mau mendonorkan darahnya secara sukarela.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

Exit mobile version