KATASUMBAR – Presiden Joko Widodo berkunjung ke gudang Bulog di Rawang Timur, Kota Padang, Rabu (25/10).
Pada kunjungan yang didampingi oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah itu, Jokowi ingin memastikan pasokan beras nasional.
Hal itu dilakukan karena, saat ini sebut Presiden, hampir semua negara sedang mengalami kekeringan El Nino, termasuk Indonesia meskipun hanya beberapa provinsi.
Namun Sumbar tidak terdampak fenomena tersebut, sehingga pasokan beras pun aman.
Mengetahui hal itu, Jokowi pun bersyukur, sebab tak mudah menghadapi situasi tersebut.
“Alhamdulillah, Sumbar tidak terdampak bencana El Nino, buktinya produksi beras di Sumbar surplus,” kata Jokowi, Rabu (25/10).
Apalagi Sumbar sebut dia, merupakan penghasil beras premium, dapat dikatakan tidak ada persoalan dari sisi ketersediaan berasnya.
Hanya saja, menurut Jokowi masalah yang dihadapi saat ini naiknya harga beras.
“Soal ketersediaan beras untuk wilayah Sumbar aman dan stabil,” ucapnya.
Untuk itu, Kepala Negara menegaskan fenomena El Nino yang terjadi di Sumbar, tidak berdampak begitu besar kepada produktivitas beras.
“Kendati surplus beras, saya tegaskan cadangan beras di setiap gudang Bulog harus tetap disiapkan guna mengantisipasi dampak terburuk dari musim kemarau panjang,” ujarnya.
Saat ini, pemerintahn telah menyiapkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak El Nino. Jumlah bantuan yang akan diserahkanpun senilai Rp400 ribu perorang.
Jumlah itu untuk dua tahap yang akan dicairkan pemerintah yakni Rp200 ribu pada November, dan Rp200 ribu pada periode Desember.
“Bantuan yang diberikan pemerintah, agar jangan sampai mengurangi daya beli masyarakat terhadap bahan pangan,” pungkasnya.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
