Site icon Kata Sumbar

Efek PPKM, Bendi Wisata Bukittinggi Sepi Penumpang

KATASUMBAR – Pemerintah Pusat menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bukittinggi.

Akibatnya, Pemko Bukittinggi terpaksa menutup seluruh objek wisatanya sejak 7 hingga 20 Juli 2021.

Kebijakan berimbas negatif termasuk bagi bendi wisata terutama di sekitaran Jam Gadang.

“Ya, sepi sekali penumpang, bahkan dari tadi belum ada satu pun yang naik,” ungkap Ar, salah satu kusir bendi di Pedestrian Jam Gadang, Kamis siang 8 Juli 2021.

Menurutnya, penumpang bendi wisata sepenuhnya adalah wisatawan, jika objek wisata tutup, maka wisatawan tidak ada yang datang.

“Pas tanggal 7 Juli kemarin, masih ada 3 penumpang yang naik, sekarang belum,” ungkapnya.

Dia mengharapkan pemerintah segera mencabut keputusan itu sehingga ia bersama teman-temannya tidak terimbas efek negatif.

“Seharusnya ramai penumpang karena libur, tapi efek PPKM tidak ada yang naik, tambah lagi ada penyekatan,” jelasnya.

Ar menjelaskan, di sekitaran Jam Gadang hingga arah Kampung Cina, terdapat 50-an bendi yang beroperasi mengangkut wisatawan.

“Untuk merawat kuda, biaya kita sedikitnya 50 ribu sehari untuk beli rumput, sagu, dan dedak. Kalau tidak ada penumpang, kita sudah pasti kesusahan,” ujarnya mengakhiri.

(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

Exit mobile version