Site icon Kata Sumbar

Didemo Pekerja dan Wamenaker karena Telat Bayar Gaji, Ini Profil PT Bumi Sarimas Indonesia

PT Bumi Sarimas Indonesia

PT Bumi Sarimas Indonesia

KATASUMBAR – PT Bumi Sarimas Indonesia menjadi sorotan, lantaran perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman itu tidak membayarkan gaji pekerjanya selama 4 bulan.

Keterlambatan perusahaan membayarkan gaji membuat pekerja perseoran yang terletak di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, Kabupaten Padang Pariaman itu didemo oleh pekerjanya sendiri.

Tidak hanya pekerja, Wakil Menteri Tenaga Kerja, Immanuel Ebenezer dan Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy juga berdemonstrasi bersama puluhan pekerja lainnya, Kamis (7/8) siang WIB.

Dalam aksi itu, Wamenaker Noel dan Wagub Vasko meminta komitmen perusahaan untuk menyelesaikan tunggakan gaji maksimal akhir bulan ini.

“InsyaAllah akan ada jawaban yang baik. Tapi jika mereka ingkar, pemerintah akan mengambil tindakan tegas. Kita tidak ingin perusahaan tutup, tapi hak buruh juga harus dipenuhi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat meminta agar permasalahan ini diselesaikan secepat mungkin. Ia menolak janji-janji kosong dari pihak perusahaan.

“Saya tidak mau hanya janji. Harus ada kepastian. Ini sudah berhari-hari buruh berdiri di sini. Jangan biarkan mereka menderita lebih lama,” sebut vasko.

Katasumbar pun menelusuri profil perusahaan tersebut ke berbagai sumber digital. Diketahui, PT Bumi Sarimas Indonesia ternyata tidak sekali ini didemo oleh pekerjanya karena telat membayar gaji.

Temuan Katasumbar, pada akhir tahun 2024 lalu, ratusan pekerja perusahaan pengolahan kelapa itu juga sempat didemo karena masalah serupa.

Ratusan pekerja dan tenaga outsourcing tersebut turun ke jalan, karena perusahaan tidak membayarkan gaji pekerja selama 1 bulan.

Aksi unjuk rasa ini dipicu oleh keluhan para pekerja terkait pembayaran gaji yang tertunda berkali-kali, yang berdampak pada kesejahteraan keluarga mereka.

Para pekerja merasa diperlakukan tidak adil oleh manajemen perusahaan dan mendesak agar perusahaan segera memenuhi kewajibannya sesuai dengan perjanjian kerja yang telah disepakati sebelumnya.

Tidak ada informasi lengkap terkait hasil dari demonstrasi pekerja tersebut. Namun dari penelusuran, aksi para pekerja juga sempat jadi pembicaraan publik di akhir tahun 2024 lalu.

PT Bumi Sarimas Indonesia sendiri diketahui didirikan oleh seorang pengusaha bernama Benyamin dan Ir. Penny Bastari pada 22 Februari 1999.

Dikutip dari karya ilmiah Mahasiswa Universitas Andalas, Decky Permanan tahun 2011 lalu, perusahaan tersebut berdiri untuk mengolah bahan baku kelaoa di Padang Pariaman, dan untuk memajukan serta meningkatkan kesejahteraan warga di daerah itu.

Perusahaan itu berstatus sebagai korporasi yang berbasis PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri), dimana produk yang dihasilkan 90 persen di antaranya diekspor ke luar negeri.

Adapun pasar dari produk Bumi Sarimas Indonesia adalah negara-negara di Asia, Amerika, Australia, Eropa dan New Zealand. Sedangkan sisanya beredar di pasar domestik.

Selain produk makanan dan minuman dari kelapa, perusahaan itu juga tercatat memproduksi sari kelapa, minyak kelapa, bungkil kelapa, arang tempurung kelapa gula kelapa murni, dan bubuk tempurung kelapa sebagai produk sampingan.

Menurut laporan Decky dalam karya ilmiahnya, untuk memenuhi kebutuhan produksi pada tahun tersebut, PT Bumi Sarimas Indonesia setidaknya bisa menghabiskan 160 ribu kilogram kelapa setiap harinya.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

Exit mobile version