KATASUMBAR – Manajemen Bus Transport Express akhirnya buka suara usai kejadian penelantaran dan pengancaman terhadap penumpang.
Lewat media sosialnya, pihak bus tersebut meminta maaf terkait insiden yang terjadi.
“Kami selaku pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan akibat kerusakan bus,” ungkap manajemen lewat media sosial @tranexgroup_official, dikutip Sabtu 4 April 2026.
Transport Ekspress juga meminta maaf atas ketidakprofesionalan dari kru bus dan telah memberikan sanksi.
“Oknum yang bersangkutan sudah ditindak tegas. Sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya,” jelasnya.
Sebelumnya, salah seorang penumpang curhat terhadap perlakuan dari kru bus tersebut.
Kejadian berawal saat bus ini mogok pada 1 April 2026 lalu di Tol Lampung. Bus disebutkan mogok selama 10 jam.
Penumpang tersebut kemudian curhat di media sosial dan kru bus marah hingga mengeluarkan ancaman.
Rekaman ancaman tersebut beredar luas di media sosial dan menuai kecaman publik terhadap pelayanan Bus Sumbar-Jakarta itu.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
