KATA SUMBAR – Batu istimewa banyak di Kabupaten 50 Kota – Sumbar, tepatnya di kawasan mudiak. Tidak hanya satu, tapi ada beberapa jenis batu istimewa yang terdapat di daerah tersebut.
Selain ada yang bernilai sejarah, batu-batu dengan jenis beragam itu juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar, baik itu untuk peningkatan perekonomian, hingga menjadi pusat objek wisata.
Lalu, batu istimewa apa saja yang terdapat di 50 Kota – Sumbar ? Berikut jenis dan lokasinya.
Batu Talempong
Ini merupakan batu sangat istimewa, karena langka dan hanya sedikit negara-negara di dunia memiliki batu seperti ini, apalagi di Indonesia. Batu ini namanya Batu Talempong, karena ketika seseorang menokok batu itu, maka akan mengeluarkan bunyi nyaring seperti Talempong (alat musik khas Minangkabau).
Untuk di Indonesia, batu berbunyi seperti tersebut juga terdapat di tumpukan batu megalitikum kawasan Gunung Padang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Hanya saja, nada batu tersebut berbeda dengan Batu Talempong.
Khusus Batu Talempong, batu istimewa itu terletak di Jorong Talang Anau Kecamatan Gunuang Omeh (Gunung Mas) Kabupaten 50 Kota. Ada enam batu di kawasan ini, dengan bentuk, panjang dan berat yang berbeda. Jika anda menokoknya, maka masing-masing batu itu memiliki nada-nada yang berbeda.
Berdasarkan cerita rakyat masyarakat setempat, batu itu milik seorang ulama bernama Syeich Syamsudin. Berkemungkinan, batu itu telah ada sebelum tahun 1.400 SM (Sebelum Masehi). (Klik di sini untuk mengetahui asal-usul munculnya Batu talempong).
Saat ini, Batu Talempong itu telah menjadi situs cagar budaya dan menjadi objek wisata unik di Kecamatan Gunuang Omeh.
Batu Asahan
Kabupaten 50 Kota juga merupakan daerah penghasil batu asahan, yang merupakan batu tempat mengasah benda tajam seperti pisau, parang dan sebagainya.
Ini sangat istimewa, karena tidak banyak di daerah di Sumbar yang memproduksi batu asahan.
Batu asahan ini menjadi penghasilan sejumlah warga di kawasan Nagari Pandam Gadang Kecamatan Gunuang Omeh.
Batu tersebut merupakan batu alam yang berasal dari salah satu perbukitan di kawasan Nagari Pandam Gadang dan disebut-sebut memiliki kualitas terbaik.
Tak hanya di dalam provinsi, batu asahan produksi Nagari Pandam Gadang ini juga beredar ke berbagai daerah di Indonesia.
Batu Menhir
Bukti produk peradaban kuno ada di Kabupaten 50 Kota, seperti Menhir. Menhir bisa diartikan sebagai batu tunggal, baik yang posisinya tegak maupun rebah, yang merupakan budaya megalitikum.
Menhir terbanyak di Kabupaten 50 Kota ada di Nagari Maek (Mahat) Kecamatan Bukik Barisan. Bagi warga setempat, Batu Menhir ini disebut sebagai Batu Mejan atau Batu Nisan.
Saking banyaknya menhir di kawasan ini, kampung inipun dijuluki Negeri Seribu Menhir. Tidak berlebihan, karena Menhir di tempat ini sangat banyak dan tersebar di beberapa titik.
Saat ini, batu istimewa menhir tersebut menjadi salah satu objek wisata di Nagari Maek dan selalu menjadi pusat penelitian berbagai pihak.
Di lokasi yang berbeda, juga ada Menhir yang ukurannya sangat tinggi. Menhir tersebut terletak di Jorong Tanah Longiah, Nagari Sungai Rimbang, Kecamatan Suliki Kabupaten 50 Kota.
Dari hasil pengukuran Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumbar pada 2017 yang lalu, Menhir itu tingginya 4,8 meter dari atas permukaan tanah dengan lebar 70 hingga 90 sentimeter, dengan ketebalan 70 sampai 80 sentimeter.
BPCB Sumbar juga memastikan jika Menhir di Nagari Sungai Rimbang ini merupakan Menhir terpanjang dan terbesar di Sumbar, lebih besar dari deretan Menhir yang ada di Nagari Maek.
Seluruh Menhir di Kabupaten 50 Kota ini menjadi batu istimewa, karena tidak banyak daerah di Sumbar yang memiliki Menhir.
Batu Akik
Kabupaten 50 Kota juga menjadi salah satu daerah penghasil batu akik. Salah satu batu akik yang terkenal di daerah ini adalah Batu Lumut Suliki. Tak hanya di Indonesia, batu akik itu juga terkenal hingga ke dunia internasional.
Saat demam batu akik beberapa tahun lalu, Batu Akik Lumut Suliki harganya mencapai puluhan juta Rupiah. Coraknya yang unik dan langka membuat batu akik ini menjadi mahal.
Batu Akik Lumut Suliki ini sendiri berasal dari Nagari Suliki Kecamatan Suliki Kabupaten 50 Kota.
Baca juga : Ada Batu Mirip Wajah manusia di Air Terjun Lubuk Batang 50 Kota
Komentar post