KATASUMBAR – Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang ikut turun dalam penanganan kecelakaan truk dengan kereta api di Jalan Adinegoro, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Peristiwa tersebut diketahui pada Selasa (29/3/2022) sekitar pukul 14.40 WIB.
Menurut petugas Basarnas Padang Atta mengatakan, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, namun salah satu penumpang kereta api hanya mengalami luka ringan.
Sementara truk rusak berat, dan satu unit mobil grand max BM 1964 JO, juga ringsek akibat tertimpa reklame yang terkena oleh truk pada saat terseret kereta api.
Atta melanjutkan, kejadian bermula saat truk hendak keluar dari Simpang Anak Air menuju jalan utama, pada saat bersamaan datang kereta api, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindarkan.
“Truk datang dari arah Simpang Anak Air, saat melintasi rel datang kereta api yang sedang melaju kencang, lalu truk terseret hingga beberapa meter, hingga mengenai plang reklame yang menimpa minibus, dan juga halte trans Padang,” ucapnya
Saat ini di lokasi kejadian terlihat kepolisian dari Polsek Koto Tangan dan dibantu Basarnas Padang, dengan berupaya melakukan evakuasi mobil truk dan juga minibus grandmax yang tertimpa reklame.
Seperti diberitakan sebelumnya, Satu unit truk berwarna hijau dihantam kereta api Sibinuang di Jalan Adinegoro, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (29/3/2022).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk yang bermuatan penuh tidak bisa mengelak saat melewati perlintasan kereta api tanpa plang pintu.
Truk yang dihantam kereta api tersebut dihantam oleh kereta api, truk tersebut mengenai baliho yang berada di tempat kejadian, sehingga baliho tersebut rebah ke jalan dan mengenai satu unit minibus warna hitam yang sedang berjalan.
Salah seorang warga Doni (36) mengatakan, ia melihat truk tersebut sudah berdekatan dengan kereta api yang datang dari arah Padang menuju Pariaman.
“Usai kejadian jalan menjadi macet tidak bisa dilalui, begitu juga kondisi sopir truk belum diketahui,” ujarnya.
Sementara Kapolsek Koto Tangah AKP Afrino Chaniago mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan informasi di lapangan.
“Nanti kita sampaikan kronologisnya, apakah ada korban atau tidaknya kita belum tahu pasti,” ujarnya.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
