Site icon Kata Sumbar

Anies Baswedan Ucapkan Selamat Ulang Tahun Kota Pariaman, Warganet: Terima Kasih Presiden 2024!

KATASUMBAR – Ulang tahun Kota Pariaman yang jatuh pada 2 Juli 2022 lalu dapat perhatian dari Anies Baswedan.

Gubernur DKI Jakarta itu pun mengucapkan selamat ulang tahun secara langsung untuk Kota Tabuik.

Unggahan tersebut tampak diunggah di media sosial dan kemudian banyak diunggah ulang oleh banyak akun di Instagram.

Dalam video ucapan selamat itu, Anies Baswedan berharap agar Pariaman bakal berkembang.

“Selamat hari jadi ke 20 untuk Kota Pariaman, Sumatera Barat.”

“Insyaallah 2 dekade perjalanan kota ini, Kota Pariaman insyaallah akan terus maju,” katanya.

Dalam pesannya tersebut, Anies juga berharap agar Pariaman menjadi kota yang menjaga tradisi Minang.

“Insyaallah menjadi salah satu wilayah yang selalu akan bisa menjaga dan mengembangkan tradisi adat istiadat Ranah Minang,” ucapnya.

“Sekali lagi selamat ulang tahun untuk Kota Pariaman, salam hangat dari Balaikota Jakarta,” imbuh Anies.

Ucapan Anies ini kemudian disambut hangat oleh warganet Sumatera Barat.

Pantauan Katasumbar di akun Instagram @pariaman24jam, banyak warganet yang mengapresiasi Anies.

Tidak hanya itu, ada pula warganet yang malah mendoakan Anies jadi Presiden pengganti Jokowi.

“Terimakasih bapak atensinya untuk Sumatera Barat,” tulis akun @pramurti_danil_chaniago.

“Gubernur yang mimpi jadi presiden. Gak bener berkedok politik awokawkwkwk. Mimpi,” tulis akun @roniafrizal_

“Makasih pak presiden 2024,” tulis akun @ricci_rahma_dianty.

“Anies 2024 presiden kami,” tulis akun @rudipratama401.

Diusulkan Jadi Capres Oleh NasDem

Sebelumnya nama Anies Baswedan masuk salah satu sosok yang diusulkan Partai NasDem sebagai Calon Presiden.

Ada dua nama lain yang juga diusulkan NasDem selain Anies, mereka adalah Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa.

Tiga nama ini disampaikan oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh saat Rakernas pada 15-17 Juni lalu.

Kendati telah mengusulkan, Surya Paloh menyebut mereka masih harus menjalin komunikasi dengan partai politik lainnya.

Tujuannya untuk membentuk koalisi menghadapi Pilpres 2024.

Pasalnya mereka tak memenuhi persyaratan ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold.

Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya sebelumnya juga mengakui, keputusan partainya tentu berresiko.

Apalagi mengusung kader eksternal tentu memiliki tantangan dan risiko tersendiri.

NasDem juga sebelumnya mengaku belum pernah menjalin komunikasi soal pencapresan.

Komunikasi ini dilakukan dengan kandidat-kandidat terpilih ini. Komunikasi baru akan dijalin setelah Rakernas kelar.

“Kalau ada satu yang menolak misalnya, dari kandidat yang tiga itu, ya tinggal dua nama.”

“Enggak mungkin juga ada pemain pengganti masuk, Ya harus berbesar hati (kalau ditolak).”

“Demokrasi kita ini, risiko ini konsekuensi dari pilihan yang terbuka,” ujar Willy dikutip dari Tempo.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

Exit mobile version