KATASUMBAR- Warga RW 002, Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, mengeluhkan pasokan air PDAM yang mati selama lebih dari lima bulan tanpa solusi yang jelas.

Ketua RW 002, Nanda Osran, mengatakan sekitar 200 kepala keluarga terdampak kondisi tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 95 persen warga bergantung pada air PDAM.

“Sudah kurang lebih lima bulan air mati. Bahkan sebelum ada musibah di daerah Kuranji atau Batu Busuk, kondisi ini sudah kami rasakan,” ungkapnya kepada Katasumbar, Selasa (7/4/2026)

Ia menyebut, lebih dari 50 persen warga mengalami mati air secara total. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa mencari alternatif, mulai dari membeli air galon, memanfaatkan sumur tetangga, hingga mandi dan buang air besar ke tempat lain.

“Sudah sangat sering kami melapor. Memang ada tanggapan, tapi sampai sekarang belum ada realisasi di lapangan,” tegasnya.

Meski tidak menikmati layanan air, warga tetap dibebankan membayar tagihan setiap bulan, termasuk retribusi sampah.

“Airnya tidak ada, tapi tagihan tetap kami bayar. Kami butuh solusi nyata dari Pemko Padang atau pihak PDAM Kota Padang,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Adra, salah seorang warga yang tinggal di RW 002. Ia mengaku harus mengeluarkan biaya tambahan cukup besar akibat kondisi tersebut.

“Setiap hari saya beli 8 galon hanya untuk mandi, habis sekitar Rp 48 ribu. Kalau untuk mencuci, tentu tambah lagi. Kalau tidak beli, terpaksa ambil air dari sumur,” ungkapnya.

Ia juga mengaku tetap membayar tagihan air setiap bulan sekitar Rp100 ribu, meski tidak mengetahui rincian penggunaan.

“Setiap bulan tetap bayar, sekitar Rp100 ribu. Tapi tidak jelas untuk apa saja, sementara air tidak ada,” pungkasnya.

Terpisah, pihak Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein baru mengetahui kondisi tersebut. Menurutnya, kawasan Ujung Gurun merupakan daerah boosterpump. Artinya daerah yang jarang terkendala.

Namun, karena ada kondisi tersebut, pihaknya akan segara mengecek dan memastikan kondisi tersebut.

“Segera kita lakukan pengecekan ke lokasi. Daerah Ujung Gurun, itu masuk dalam daerah boosterpump. Artinya, kawasan yang masuk dalam area boosterpump, airnya sangat jarang terkendala, kecuali listrik mati atau ada gangguan lain,” ujarnya.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.