Site icon Kata Sumbar

Ahli Geologi Sebut Fenomena Tanah Kuburan di Padang Pariaman Sebuah Kebetulan, Sering Terjadi di Kabupaten Solok

KATASUMBAR – Ahli Geologi Ade Edward mengatakan, fenomena kuburan yang tiba-tiba meninggi di Jorong Sungai Asam, Kabupaten Padang Pariaman merupakan hal yang biasa. Fenomena di kuburan itu disebutnya sebagai kebetulan.

“Ini kebetulan di kuburan, di tempat lain seperti di dekat Polres Kabupaten Solok di Lubuk Selasih juga kejadian seperti ini,” katanya saat dihubungi katasumbar.com, Rabu (31/3/2021).

Namun, di Lubuk Selasih itu gerakannya pelan sehingga tidak menjadi bencana dengan volume yang tidak terlalu besar.
“Naiknya paling 5 hingga 10 centimeter kemudian didatarkan kembali,” ujarnya.

Ade menambahkan, sementara di 3 kuburan di Padang Pariaman ini dalam 1 bulan terakhir ini mencapai 1,3 meter. Mudah-mudahan berhenti sampai disini kalau dia bergerak terus.

Ade menyebutkan, untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di dalam tanah kuburan tersebut, dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi Georadar.

“Semua pihak juga ingin tahu apa yang ada dibawah, itulah dengan Georadar agar bisa diketahui gambaran bawah permukaannya,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga kuburan di Korong Sungai Asam, Nagari Sungai Asam, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, tiba-tiba meninggi dari biasanya. Tingginya gundukan mencapai lebih kurang 1,5 meter.

Diketahui, kuburan yang tiba-tiba meninggi tersebut berjumlah tiga kuburan, sementara kejadian itu diperkirakan sejak seminggu yang lalu dan menjadi tontonan warga.

“Kuburan itu tanpa nama di batu nisan merupakan makam yang telah lama,” kata Wali Korong Sungai Asam Anwar, saat dihubungi wartawan, Jumat (26/3/2021).

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

Exit mobile version